Komplikasi Penyakit Gondongan pada Wanita Dewasa

Wanita dewasa modern saat ini seringkali melakukan diet ketat untuk menjaga tubuh. Namun diet yang dilakukan pun seringkali melupakan asupan gizi dan vitamin. Salah satu zat yang sering terlupa adalah zat yodium. Padahal zat ini sangat diperlukan oleh kelenjar leher. Bila kekurangan yodium terjadi maka Anda dapat terkena penyakit gondongan pada wanita dewasa. Untuk itu informasi tentang penyebab dan gejala penyakit gondongan perlu untuk diketahui.

Penyakit Gondongan Pada Wanita Dewasa
Gejala dari penyakit gondongan pada wanita dewasa sangatlah beragam, biasanya di mulai dari sakit kepala. Bila sering mengalami sakit kepala dan menganggu aktivitas, lebih baik segera periksakan diri segera ke dokter. Selain sakit kepala, terdapat beberapa gejala gondongan lainnya. Disamping harus mengetahui gejala dari penyakit gondongan penting pula untuk mengetahui penyebab penyakit ini.

Sakit kepala terus menerus bisa menjadi gejala penyakit gondongan pada wanita dewasa
Sakit kepala terus menerus bisa menjadi gejala penyakit gondongan pada wanita dewasa

1. Dampak obat-obatan tertentu
Penyakit gondongan pada wanita dewasa dapat terjadi karena dampak dari obat-obatan tertentu. Untuk itu, Anda perlu berhati-hati dalam memilih obat untuk di konsumsi. Jika perlu, sebelum mengkonsumsi obat-obatan lakukanlah konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Tujuannya, agar setiap obat yang di makan diketahui fungsi dan efek sampingnya.

2. Virus
Penyebab lain dari penyakit gondongan pada wanita dewasa adalah tubuh yang terserang virus. Biasanya tubuh terserang virus karena kekebalan tubuh yang mulai melemah. Virus yang menginfeksi ini bernama paramyxovirus. Virus ini menular dengan pesat pada air liur, sama seperti pilek dan flu.

3. Kekebalan Tubuh yang Lemah
Tubuh haruslah memiliki kekebalan tubuh yang baik. Bila kekebalan tubuh melemah dapat membuat tubuh mudah terkena penyakit. Salah satunya terkena penyakit gondongan. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh anda dapat melakukan olahraga dan menjaga pola makan.

4. Kurang Zat Yodium
Kelenjar yang terdapat dalam tubuh membutuhkan zat-zat baik agar dapat bekerja dengan baik. Seperti kelenjar yang ada pada leher, kelenjar ini membutuhkan zat yodium untuk berfungsi dengan baik. Bila zat ini tidak terpenuhi, maka akan meningkatkan resiko penyakit gondongan dan penyakit gondok. Memakan sayuran yang mengadung yodium dapat mengurangi resiko terkena penyakit ini.

Komplikasi Penyakit Gondongan pada Wanita Dewasa
Bila telah terdiagnosa penyakit ini, anda harus berhati-hati. Karena jika penyebaran sudah terjadi dan tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi pada bagian tubuh yang lainnya.

1. Terjadinya pembengkakan pada indung telur
Komplikasi ini dapat terjadi pada wanita dewasa. Kondisi ini dapat menjadi kondisi yang parah. Namun dapat disembuhkan dengan meningkatkan kondisi kekebalan tubuh.

2. Meningitis
Virus Meningitis ini berbeda dengan meningitis yang disebabkan oleh virus. Virus meningitis yang dihasilkan dari penyakit gondongan, hanya menyebabkan gejala-gejala ringan. Contohnya, flu atau sakit kepala, dan gejala ini dapat sembuh dalam jangka waktu yang cepat.

3. Pankreatitis Akut
Jika telah sampai pada komplikasi pankreatitis akut, biasanya penderita akan tinggal di rumah sakit dan menjalani rawat inap. Gejala yang muncul biasanya berupa sakit pada bagian tengah perut secara tiba-tiba, diare, mual, demam dan kehilangan nafsu makan. Oleh karenanya, penderita diharuskan tinggal di rumah sakit, agar tidak kehilangan cairan.

Untuk mengobati gondongan pada orang dewasa adalah mengkonsumsi zat yodium sesuai kebutuhan tubuh. Di sisi lain, perlu pula untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga kekebalan tubuh meningkat. Kiranya informasi di atas dapat bermanfaat untuk anda. Dan dapat menjadi informasi untuk mencegah penyakit gondongan pada wanita dewasa. Sehat terus ya.