Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan

Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan
Umumnya orang mengenal sirih berdaun hijau yang secara tradisional dan turun temurun dimanfaatkan sebagai pelengkap upacara adat dan menyembuhkan beberapa jenis penyakit, seperti sariawan dan sakit gigi. Sementara itu, air rebusannya yang mengandung antiseptik berkhasiat sebagai obat kumur, untuk mencuci bagian intim kaum Hawa, sebagai obat keputihan, dan menghilangkan bau badan. Belakangan muncul tanaman sirih merah (Piper betle L. var Rubrum) yang sosoknya eksitik, sehingga banyak menyedot perhatian banyak orang. Selain itu, juga mendapat perhatian khusus dari kalangan herbalis lantaran mampu mengobati aneka penyakit. Belum bisa dipastikan daerah asal tanaman ini.

Tanaman ini diketahui  tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, seperti di lingkungan Keraton Yogyakarta dan di lereng Merapi sebelah timur; serta di Papua, Jawa Barat, Aceh, dan beberapa daerah lainnya. Sirih merah dapat tumbuh dengan baik dan subur di tempat yang teduh dan tidak terlalu banyak terkena panas matahari. Apabila terkena sinar matahari langsung di siang hari secara terus-menerus warna merah daunnya akan memudar, buram, dan kurang menarik.Kandungan kimia tanaman ini belum diteliti secara detil. Dari hasil krematogram diketahui daun sirih merah mengandung flavonoid, senyawa polevenolad, tannin, dan minyak atsiri.

Efek zat aktif yang terkandung dalam sirih merah dapat merangsang saraf pusat dan daya pikir. Selain manfaat tersebut, daun sirih merah ini juga memiliki efek pencegah ejakulasi dini, antiseptik, antikejang, analgetik, antidiabetes, antiketombe, antidiare, pelindung hati, mempertahankan kekebalan tubuh, dan penghilang bengkak. Daun sirih merah juga bisa mengatasi radang pada tenggorokan, radang pada paru, radang pada gusi, radang pada payudara, batuk berdarah, dan hidung berdarah. Ekstrak daun sirih merah ini juga mampu mematikan cendawan jenis Chandida albicans penyebab utama sariawan; berkhasiat mengurangi sekresi pada liang vagina, gatal-gatal pada alat kelamin, dan keputihan akut; sekaligus sebagai pembersih luka.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bebeapa herbalis, ekstrak daun sirih merah dalam pemakaian secara tunggal atau diformulasikan dengan tanaman obat lainnya mampu membasmi aneka penyakit, seperti kanker payudara dan kanker rahim, diabetes mellitus, jantung koroner, darah tinggi, leukemia, TBC, peradangan akut pada organ tubuh tertentu, luka yang sulit sembuh, radang pada lever, lemah sahwat, ambeien, dan asam urat.

Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan
Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan ramuan dari daun sirih merah:

1. Diabetes Mellitus atau Kencing Manis

  • Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dari daun ke enam atau ke tujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1.5 gelas. Minum air rebusan daun sirih merah ini sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.
  • Sediakan tiga lembar daun sirih merah ukuran sedang, 40 gram kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 gram kulit kayu jamblang kering. Ketiga bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Selanjutnya, ramuan disaring dan diminum sehari dua kali pada pagi dan sore hari sebelum makan, sekali minum setengah gelas.

2. Jantung Koroner

  • Bahan yang diperlukan adalah daun sirih merah berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau yang berukuran kecil sebanyak 6-8 lembar. Daun sirih merah dicuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Selanjutnya direbus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas kemudian disaring. Ramuan ini diminum selagi masih hangat dua kali sehari sebelum makan, sekali minum 1 gelas.
  • Daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 gram, belimbing sayur 2 buah, umbi dewa kering 3 gram, dan daun ginseng 4 lembar. Semua bahan dicuci bersih dan diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan 3 gelas air (600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat dan bisa ditambahkan 1 sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.

3. Radang Prostat

  • Daun sirih merah yang masih muda (daun bagian pucuk) sebanyak 6 lembar. Daun sirih dicuci bersih, diiris kecil-kecil, kemudian direbus dengan air 2 gelas (400 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah itu ramuan disaring dan diminum setelah dingin (bisa ditambahkan madu murni sebanyak 2 sendok teh) dua kali sehari, sekali minum 1 gelas.
  • Daun sirih merah setengah tua sebanyak 4 lembar, umbi dewa kering 5 gram, dan daun takila yang masih muda sebanyak 3 gram. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan air 2,5 (500 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Selanjutnya disaring dan diminum setelah dingin tiga kali sehari. Sekali minum setengah gelas.

4. Tuberculosis atau TBC

  • Daun sirih merah yang sudah tua berukuran sedang sebanyak 6 lembar atau ukuran besar sebanyak 4-5 lembar. Daun sirih merah tersebut dicuci bersih dan dibilas hingga tiga kali, lalu diiris kecil-kecil dan direbus dengan air 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini kemudian disaring dan diminum selagi hangat tiga kali sehari. Sekali minum sebanyak setengah gelas. Agar rasanya tidak terlalu pahit bisa juga ditambahkan madu murni 1 sendok teh atau perasan jeruk nipis.
  • Daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3 lembar, adas 10 gram, kapulaga 5 gram, daun tapak kuda 20 gram, bunga rosela kering 10 gram, dan jinten hitam 3 gram. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 3 gelas air (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas, lalu disaring. Ramuan ini diminum selagi hangat tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas. Bisa pula ditambahkan 2 sendok teh madu murni atau perasan jeruk nipis.

5. Asam Urat

  • Sediakan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 7 lembar beserta batangnya sepanjang 15 cm. Cuci bersih semua bahan, kemudian diiris kecil-kecil, dan direbus dengan 4 gelas air (800 ml) hingga tersisa 2 gelas. Ramuan ini disaring dan diminum selagi hangat dua kali sehari. Sekali minum setengah gelas. Untuk menambah cita rasa bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni atau perasan jeruk nipis. Sedangkan sisanya bisa diminum pada hari berikutnya setelah di panaskan terlebih dahulu.
  • Daun sirih merah 5 lembar, cengkih 30 gram, dan jahe merah 20 gram. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan disaring dan diminum selagi hangat tiga kali sehari. Sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan 1 sendok teh madu murni atau 2 sendok teh air perasan jeruk nipis.

6. Kanker Payudara dan Kanker Rahim

  • Daun sirih ukuran besar sebanyak 6 lembar dan batangnya sepanjang 15 cm. Pilih daun sirih merah yang bagian bawahnya berwarna merah segar dan merata. Daun dan batang sirih merah dicuci hingga bersih, direbus dengan 4 gelas air (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Ramuan ini untuk dua hari dan diminum selagi hangat dua kali sehari. Sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni.
  • Untuk kanker payudara; daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 5 lembar, daun komfey 30 gram, dan umbi dewa 30 gram. Semua bahan dicuci sampai bersih dan direbus dengan 4 gelas air (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas, lalu disaring. Ramuan ini diminum tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas. Agar rasanya segar bisa ditambahkan madu atau jeruk nipis secukupnya.
  • Untuk kanker rahim; daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 6 lembar, daun sambung nyawa (ngokilo) 30 gram, dan temu putih 30 gram. Semua bahan dicuci bersih dan diiris kecil-kecil, kemudian direbus dengan 4 gelas air (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu disaring. Ramuan ini diminum setelah dingin dua kali sehari, sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni atau air perasan jeruk nipis.

7. Ambeien atau Wasir

  • Daun sirih merah 7 lembar dicuci bersih dan diiris kecil-kecil, selanjutnya direbus dengan 3 gelas air (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Setelah itu saring dan dinginkan, ramuan diminum tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni.
  • Daun sirih merah sebanyak 4 lembar, umbi dewa kering 30 gram, daun bidara upas 20 gram. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan air 3 gelas (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1 gelas, kemudian disaring. Ramuan ini setelah dingin diminum dua kali sehari, sekali minum 1 gelas. Bisa dicampur dengan 2 sendok teh madu murni.

8. Penyakit Ginjal

  • Daun sirih merah yang masih muda (daun bagian pucuk) sebanyak 8 lembar. Daun sirih dicuci bersih, diiris kecil-kecil, dan direbus denan 4 gelas air (800 ml) hingga tersisa 1,5 gelas, kemudian disaring dan diendapkan. Setelah dingin ramuan diminum tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni.
  • Siapkan daun sirih merah yang masih muda sebanyak 5 gram, daun tempuyung kering 20 gram, lempuyang kering 20 gram, dan akar alang-alang 20 gram. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan 4 gelas air (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Ramuan diminum setelah dingin dua kali sehari, sekali minum setengah gelas. Lebih baik jika ditambahkan 2 sendok makan madu.

9. Hepatitis atau Radang pada Lever

  • Daun sirih tua berukuran besar sebanyak 6 lembar yang dicuci bersih dengan air yang mengalir secara berulang-ulang. Daun sirih merah direbus dengan 4 gelas air (800 ml) hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan diminum tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas. Lebih baik jika ditambahkan madu 3 sendok teh setiap kali minum.
  • Siapkan daun sirih yang sudah tua sebanyak 5 lembar (daun kelima dari daun paling bawah), akar dan rimpang temulawak 30 gram, serta daun pegagan 20 gram. Cuci bersih semua bahan, lalu direbus dengan 3 gelas air (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Lebih baik jika ditambahkan 3 sendok teh madu murni.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *