Kenali Gejala Stroke dan Faktor Penyebab

Kenali gejala stroke dan faktor penyebab – Stroke merupakan suatu penyakit kardiovaskular, dimana aliran darah yang menuju ke otak terhambat atau terganggu. Penyebabnya adalah karena adanya sumbatan darah yang menggumpal. Bisa juga disebabkan  karena adanya salah satu pembuluh darah di otak yang pecah. Sehingga aliran darah yang menuju ke otak terhambat dan mengakibatkan darah yang membawa oksigen ke otak tidak sampai ke otak. Karena hal ini, sel-sel yang terdapat di otak menjadi mati karena tidak mendapatkan asupan oksigen yang di butuhkan.

Stroke terbagi menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik dan stroke hemogramik. Stroke iskemik merupakan stroke yang disebabkan oleh terhambatnya aliran darah yang menuju ke otak, hingga berkurang atau bahkan terhenti. Sedangkan stroke hemogramik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang berada di area otak.

Gejala Stroke
Stroke penyakit yang berkaitan erat dengan otak

Berikut ini adalah gejala stroke yang perlu di ketahui dan diwaspadai akan adanya serangan penyakit stroke ini :

1. Penderita mengalami kelumpuhan
Waspadalah ketika tiba-tiba anda mengalami kelumpuhan pada salah satu anggota tubuh, misalnya tangan anda tiba-tiba tidak bisa bergerak ketika membawa beban berat. Hal ini disebabkan oleh kondisi peredaran darah di otak terganggu.

2. Wajah tampak perot
Penderita juga biasanya mengalami wajah yang perot akibat terganggunya saraf otak no.7 di sentral. Gejala ini bisa diketahui dengan cara meminta penderita untuk menunjukkan giginya. Apabila sudut bibirnya tertarik hanya ke salah satu sisi saja atau tidak simetris, maka bisa dipastikan ini merupakan awal gejala stroke dan positif menderita stroke.

3. Gangguan bicara
Gejala ini terjadi akibat tidak berfungsinya saraf otak nomor 12 atau lobus frontal-temporal di otak. Gejala ini bisa dideteksi dengan meminta penderita untuk menjulurkan lidahnya. Jika lidahnya menjulur lurus kedepan, berarti orang tersebut dalam keadaan normal. Namun jika lidahnya miring ke sisi yang lumpuh dan terganggu ketika berbicara, maka penderita positif menderita stroke.

4. Pusing berputar
Penderita stroke juga bisa mengalami vertigo atau pusing berputar. Hal ini disebabkan oleh adanya gangguan sistem keseimbangan di otak kecil. Pusing ini biasanya disertai denga rasa mual, gangguan pada penglihatan, wajah terasa kebal dan gangguan bicara.

5. Kepala nyeri
Selain vertigo, penderita juga akan mengalami rasa nyeri pada kepalanya. Nyeri pada kepala yang dialami oleh penderita stroke datang secara mendadak dengan tingkatan yang berat dan diikuti dengan gejala gangguan saraf lainnya.

6. Penurunan kesadaran
Kesadaran manusia dipertahankan oleh sebuah sistem pada otak yang disebut dengan ARAS (Assending Reticular Activating System). ARAS ini bekerja untuk membuat seseorang terjaga atau sadar. Penurunan kesadaran ini pada umumnya diderita oleh penderita stroke yang mengalami pendarahan.

Banyak penderita stroke yang tidak segera meminta bantuan medis dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang gejala stroke ini, sehingga berakibat fatal dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu kenalilah gejala-gejala stroke yang timbul, sehingga nyawa penderita masih mungkin untuk diselamatkan.

Faktor resiko penyebab stroke ini ada banyak sekali, seperti faktor genetik, gaya hidup, dan juga karena komplikasi penyakit. Mari kita bahas beberapa faktor resiko yang ada :

1. Faktor genetik atau keturunan
Faktor ini ditemukan hampir di setiap kasus penyakit berat, tak terkecuali dengan stroke. Sebagian penderita stroke memiliki riwayat keluarga yang menderita penyakit serupa.

2. Jenis kelamin
Menurut penelitian yang pernah dan sering dilakukan, ditemukan bahwa laki-laki beresiko tiga kali lipat terserang stroke dibandingkan dengan wanita. Namun bukan berarti wanita sama sekali tidak mempunyai resiko ini, hanya saja kebanyakan stroke lebih cepat menyerang laki-laki. Laki-laki biasanya terserang jenis stroke iskemik, seadngkan wanita biasanya terserang jenis stroke hemogragik.

3. Umur
Karena proses penuaan yang menyebabkan menurunnya berbagai fungsi organ tubuh secara alami, maka tak heran jika usia merupakan salah satu faktor pemicu serangan stroke ini. Namun belakangan, stroke juga menyerang pada usia muda. Hal ini dikarenakan pola hidup yang tidak sehat, terutama menyangkut pola makan.

4. Hipertensi
Takanan darah tinggi sangat erat kaitannya dengan stroke. Hipertensi ini bisa menyebabkan kerusakan dinding pembuluh darah, yang pada gilirannya akan menyebabkan stroke.

5. Penyakit jantung
Jantung merupakan organ penting dalam mendistribusikan darah ke seluruh tubuh. Ketika jantung mengalami gangguan, maka sirkulasi darah juga akan ikut terganggu, termasuk darah yang menuju ke otak. Sehingga meningkatkan resiko terkena stroke.

6. Diabetes mellitus
Penderita diabetes memiliki resiko yang sangat besar terserang stroke ini. Hal ini dikarenakan oleh pembuluh darah yang kaku, sehingga peningkatan atau penurunan kadar glukosa dalam darah yang terjadi secara tiba-tiba dapat menyebabkan kematian otak.

7. Obesitas
Kadar lemak dan kolesterol tinggi yang biasanya terdapat pada penderita obesitas dapat meningkatkan hipertensi, hiperkolesterol, dan diabetes mellitus, yang pada akhirnya akan berujung pada serangan stroke.

8. Gaya hidup yang tidak sehat
Gaya hidup yang tidak sehat akan berakibat pada kesehatan seseorang. Sehingga tidak sedikit penyakit mematikan yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat ini.

9. Kolesterol tinggi
Kolesterol adalah zat yang berperan penting dalam terbentuknya arterioklerosis pada lapisan pembuluh darah. Sehingga terjadi penyumbatan pembuluh darah pada otak. Penyumbatan ini menutupi seluruh rongga pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah terhenti dan terjadilah stroke.

10. Merokok
Salah satu kandungan dalam rokok adalah nikotin. Nikotin ini menyebabkan meningkatnya denyut jantung, meningginya tekanan darah, menurunkan kolesterol baik, meningkatkan kolesterol buruk, dan mempercepat arterioklerosis. Selain itu rokok juga meningkatkan kadar fibrinogen dalam darah, dimana hal ini mempermudah terjadinya penebalan pembuluh darah, sehingga  penbuluh darah menjadi sempit dan kaku.

11. Mengkonsumsi alkohol dan obat obatan terlarang
Alkohol dan obat-obatan terlarang bisa menyebabkan sempitnya pembuluh darah di otak dan menyebabkan terjadinya stroke. Hal ini karena pembuluh darah yang terganggu sehingga aliran darah ke otak ikut terganggu.

12. Mendengkur
Mendengkur merupakan gangguan yang terjadi pada pernafasan ketika kita tidur. Hal ini menyebabkan menurunnya oksigen yang dikirim ke otak, sehingga berakibat stroke.

Banyak hal yang dapat dlakukan untuk mencegah serangan stroke di kemudian hari. Beberapa hal itu antara lain adalah sebagai berikut :

1. Menghindari  atau mengendalikan faktor resiko
Pada pembahasan diatas telah di sebutkan beberapa faktor resiko yang dapat menyebabkan serangan stroke. Sehingga ada baiknya untuk menghindari faktor-faktor resiko tersebut. Namun jika anda telah memiliki salah satu dari faktor resiko diatas, maka pencegahan yang mungkin dilakukan adalah dengan mengendalikan faktor resiko tersebut.

2. Diet rendah lemak dan garam
Kedua hal ini merupakan faktor penyebab hipertensi, yang pada gilirannya bisa berakibat pada serangan stroke.

3. Berolahraga
Olahraga teratur akan membuat tubuh kita bugar, aliran darah menjadi lancar sehingga resiko stroke pun bisa diminimalisir.

4. Berhentilah merokok dan hindari asap rokok.

5. Berhenti minum minuman beralkohol.

6. Berhenti memakai  obat-obatan terlarang.

Penyakit stroke ini bisa kita hindari semenjak usia kita masih muda. Kunci utama untuk menghindari stroke dan penyakit berbahaya kuncinya adalah pola hidup, pola makan dan menjaga kesehatan tubuh. Namun meski kita sudah menerapkan berbagai pola yang baik kita harus tetap waspada dengan gejala stroke dan juga penyakit berat lainnya. Semoga bermanfaat dan mari kita selalu menjaga kesehatan tubuh kita.