Gejala HIV Pada Wanita Yang Harus Diketahui

Sekarang ini begitu banyak virus yang tersebar di sekitar kita. Mulai dari virus influenza hingga virus HIV. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adah virus yang menyerang sistem imunitas tubuh. Sehingga tubuh akan sangat rentan terkena penyakit dan penyakit akan sulit disembuhkan. Virus ini belum memiliki obat yang pasti untuk disembuhkan. Namun perkembangan penyakit ini dapat diperlambat melalui serangkaian pengobatan. Semua orang dapat terkena penyakit ini, baik anak-anak, wanita maupun pria. Namun tentunya lebih baik mencegah dari pada mengobati bukan? Untuk anda para wanita, berikut beberapa gejala HIV pada wanita yang wajib untuk dipelajari dan kenali.

Beberapa Gejala HIV Pada Wanita
Gejala HIV pada wanita, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan gejala yang dialami oleh pria. Contohnya, tubuh yang terserang flu dalam jangka waktu yang panjang, serta sulit untuk disembuhkan. Flu yang sulit disembuhkan merupakan tahap pertama dari penyebaran virus HIV. Sedangkan untuk tahap tengah penyakit ini, tubuh akan terasa sehat dan tidak menunjukkan adanya penyebaran virus HIV. Namun ketika berada di tahap lanjutan, gejala HIV mulai muncul seperti munculnya kelelahan, penurunan berat badan, serta dimensia yang disertai dengan gejala infeksi lainnya.

Gejala HIV Pada Wanita
Gejala HIV Pada Wanita

Namun terdapat beberapa perbedaan khusus untuk wanita. Untuk lebih memahami perbedaannya, simaklah informasi gejala HIV pada wanita berikut ini.

1. Gangguan Pada Kulit
Gangguan pada kulit merupakan gejala HIV pada wanita, biasanya berbentuk ruam kecil atau bisul di tubuh dan sulit sembuh. Selain itu, kulit juga rentan mengalami herpes, cacar air dan cacar api. Bahkan karena imun tubuh yang sudah tidak bagus, keretakan jaringan kulit luar dan infeksi jaringan rambut juga sering terjadi.  Tidak hanya pada kulit, kuku juga mengalami perubahan, misalnya kuku menjadi menebal dan mengalami perubahan warna. Gejala seperti ini tentunya mudah untuk dideteksi, segeralah hubungi dokter untuk mengetahui status kesehatan anda.

2. Terjadi Infeksi Jamur Pada Vagina
Gejala ini dapat dialami sebanyak empat kali atau bahkan lebih dalam setahun. Banyak dari penderita HIV yang mengalami  ini sebagai awal gejala HIV pada wanita. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain, keputihan tebal yang berwarna putih.

Ada juga perempuan yang merasakan sensasi terbakar atau perih di area vagina, sakit ketika buang air kecil dan sakit ketika berhubungan seks. Bila gejala seperti diatas sering menghampiri anda atau kambuh pada wanita, hal ini menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh mulai melemah.

3. Rasa Sakit Pada Bagian Bawah Perut
Rasa sakit dibagian bawah perut biasanya menandakan terjadinya infeksi pada rahim, indung telur, tuba faloppi, atau radang panggul. Hal yang perlu diperhatikan, keputihan yang tidak pernah terjadi, demam, sakit ketika berhubungan seks dan sakit pada perut kanan atas. Jika terdapat gejala di atas merupakan indikasi gejala HIV pada wanita yang harus segera diwaspadai.

Selain gejala ini, biasanya terdapat perubahan siklus menstruasi terjadi pada wanita. Hal ini dikarenakan, virus HIV mulai menyerang produksi hormon estorgen dan progesterone. Hal inilah yang akhirnya membuat siklus menstruasi anda terganggu dan tidak berjalan seperti biasanya.

Untuk menjaga diri dari penyakit ini, sebaiknya lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksi dan tubuh. Jika merasa mengalami gejala di atas, sebaiknya segera hubungi dokter. Untuk mendapatkan keterangan kesehatan secara lebih jelas. Semoga informasi tentang gejala HIV pada wanita di atas, dapat menambah pengetahuan  anda. Dan jagalah tubuh karena tubuh lebih penting dari segalanya serta selalu hindari seks bebas dan selalu gunakan pengaman seperti kondom untuk mengantisipasi terjangkit penyakit ini.