Gagal Ginjal, Waspada dan Kenali Penyakit Ini

Gagal ginjal merupakan penyakit yang disebabkan karenan hilangnya funsi ginjal hingga 10%. Karena penurungan fungsi tersebut, maka ginjal tidak mampu lagi menyaring pembuangan elektrolit tubuh dan menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia dalam tubuh. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin maupun usia, meskipun masih jarang terjadi pada anak-anak. Banyak penderita yang mengabaikan penyakit ini, karena menganggapnya sebagai penyakit biasa.

Penyakit ini, pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khusus dan khas, sehingga cukup sulit untuk dideteksi. Gagal ginjal biasanya terdeteksi ketika pasien melakukan serangkaian pemeriksaan ureum dan kreatinin darah. Jika dalam pemeriksaan tersebut hasilnya positif, maka akan sulit untuk disembuhkan. Beberapa terapi yang ada hanya bertujuan untuk memperlambat terjadinya kerusakan pada ginjal, mengobati komplikasi, mengatasi faktor resiko, dan menggantikan fungsi ginjal yang telah rusak.

Penyakit Gagal Ginjal
Anatomi ginjal manusia

Ada dua jenis gagal ginjal, yaitu :
1. Gagal Ginjal Akut (GGA) adalah gagal ginjal yang terjadi secara tiba-tiba dalam waktu beberapa minggu atau bahkan beberapa hari. Kasus GGA ini biasanya cukup gawat sehingga harus segera mendapatkan penanganan medis. Gejala GGA ini berbeda-beda, tergantung kepada penyebabnya. Apa sajakah dan seperti apa gejala gagal ginjal akut ? Mari kita lihat uraiannya :

a. Pre-renal (berkurangnya aliran darah ke ginjal)
GGA prerenal merupakan gagal ginjal yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi, dalam hal ini menurunnya volume sirkulasi yang efektif, seperti dehidrasi, obat-obatan yang dapat mengeluarkan cairan tubuh berlebih, pengumpulan cairan dalam perut, ataupun sirkulasi yang tidak efisien seperti syok, gagal jantung kongestif dan aritmia. Hal ini menyebabkan aliran darah ke ginjal terganggu karena adanya sumbatan yang berada pada pembuluh darah ginjal.

Pada kondisi ini gejala yang timbul dan dapat dirasakan oleh penderita adalah timbulnya rasa haus dan pusing ketika melakukan perubahan posisi tubuh. Hal ini dikarenakan adanya penurunan tekanan darah, denyut nadi yang cepat (100x atau lebih/menit), bibir kering, dan produksi keringat berkurang.

b. Renal (kerusakan actual jaringan ginjal)
Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan pada jaringan dasar pada ginjal yang merusak nefron atau struktur mikroskopis yang berbentuk tabung pada ginjal yang berfungsi menyaring darah dan membuang limbah. GGA jenis ini bisa dicurigai melalui kondisi yang disebabkan oleh aliran darah yang menuju ginjal terganggu (ginjal rusak). Nyeri pinggang juga dapat menyertai jika gagal ginjal disebabkan oleh kelainan pembuluh darah ginjal atau terjadi peradangan pada ginjal.

c. Pos-ternal (penyempitan aliran urin)
GGA ini terjadi karena pos-trenal mengalami gangguan pada sauran kemih. GGA INIjuga bisa terjadi karena adanya sumbatan saluran kemih, pembesaran prostat atau kanker prostat, tumor di perut yang menekan dan menyumbat ureter dan batu ginjal.

Gejala yang dirasakan oleh penderita GGA jenis ini dapat berupa nyeri pinggang dan nyeri di daerah perut bawah yang disebabkan oleh membesarnya saluran kencing dan kandung kencing. Penderita, biasanya mengalami rasa nyeri yang menjalar sampai ke kantong zakar.

2. Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara perlahan-lahan. GGK ini bisa berlangsung terus dalam hitungan bulan atau tahun hingga pada akhirnya ginjal tidak dapat berfungsi sama sekali. Penderita GGK ini mungkin tidak memerlukan transplatasi ginjal, namun harus melakukan terapi secara rutin dan teratur. Banyak sekali hal yang bisa menyebabkan GGK ini, seperti diabetes yang bisa menyebabkan komplikasi menjadi penyakit ginjal progresif. GGK ini menyebabkan hipertensi yang tak terkontrol, peradangan dan kerusakan pada glomerulus (bagian ginjal yang merupakan anyaman pembuluh darah kapiler khusus yang dindingnya bertaut menjadi satu dengan dinding kapsula bowman), pembuluh darah arteri yang tersumbat dan mengeras, penyakit ginjal polikistik, dan berbagai keganasan pada ginjal.

Pada tahap awal GGK ini mungkin tidak bergejala, karena ginjal masih bisa beradaptasi dan masih berfungsi. Pada tahap lebih lanjut tubuh akan menumpuk cairan tubuh lebih banyak, sehingga terjadi pembengkakan di seluruh bagian tubuh.

Untuk menjaga tubuh dari serangan gagal ginjal ini, maka perlu dilakukan upaya pencegahan agar tubuh selalu sehat. Berikut ini beberapa pencegahan yang bisa kita lakukan untuk menjaga ginjal kita tetap sehat :

1. Perbanyak minum air putih
Air putih mempunyai peran yang sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal kita, karena air putih membantu meringankan kerja ginjal dalam menjalankan fungsinya. Para ahli menyarankan untuk meminum air putih setidaknya 8 gelas sehari.

2. Berhenti minum alkohol
Alkohol, selain berpotensi meningkatkan resiko kanker tertentu, juga bisa membahayakan ginjal anda. Hal ini dikarenakan alkohol dapat memaksa ginjal bekerja lebih keras, yang pada akhirnya akan mengalami gagal ginjal.

3. Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah tinggi kronis merupakan salah satu penyebab umum terjadinya gagal ginjal, dan sebaliknya, saat fungsi ginjal mengalami gangguan maka tekanan darah akan meningkat dan menyebabkan hipertensi. Oleh karena itulah, penting untuk  menjaga agar tekanan darah tetap pada kadar normal.

4. Mengontrol kadar gula anda
Kadar gula tinggi atau diabetes yang menahun bisa menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah gagal ginjal. Ketika gula darah naik, akan terjadi kebocoran albumin melalui urin. Seiring meningkatnya jumlah albumin dalam urin, ginjal mengalami penurunan fungsi penyaringan. Ketika ginjal rusak semakin parah, maka akan diikuti dengan hipertensi.

5. Beberapa cara lainnya
a. Ikuti aturan pakai obat-obatan yang anda minum tanpa resep dokter. Karena obat-obatan dengan dosis terlalu tinggi dan berlebihan akan membebani kerja ginjal, dan pada akhirnya bisa merusak ginjal.

b. Jika anda mempunyai riwayat keluarga yang memiliki penyakit ini, maka waspadalah. Sangat dianjurkan bagi anda untuk selalu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini.

c. Kurangi jumlah garam dalam makanan anda. Pilih sumber protein non-hewani, seperti kacang-kacangan

d. Bagi anda penderita obesitas, sebaiknya mulailah berolahraga secara teratur.

e. Konsumsi olahan seledri untuk membersihkan ginjal dari racun dan kotoran-kotoran lain.

Setelah membaca uraian tentang penyakit gagal ginjal diatas mari kita lebih peduli dan sayangi ginjal kita supaya tidak kehilangan fungsinya. Penanganan gagal ginjal yang terlambat juga bisa membawa resiko kematian. Kunci utama menghindari penyakit ini adalah rajin minum air putih dan hindari alkohol. Semoga bermanfaat dan tetap sehat.