Cara Mengobati Penyakit Kulit Secara Alami

Penyakit kulit adalah salah satu penyakit yang sangat menganggu kesehatan. Dan efek negatifnya adalah salah satunya jika penyakit kulit ini menyerang di kulit yang mudah terlihat orang lain seperti di kulit tangan atau kulit muka tentu saja akan mengganggu rasa percaya diri kita. Banyak sekali jenis penyakit kulit yang bisa menyerang kulit manusia. Cara pengobatan juga banyak baik secara kimia maupun alami. Pada kesempatan ini kami akan mengenalkan kepada Anda cara mengobati penyakit kulit secara alami menggunakan ramuan-ramuan tradisional yang bahan-bahannya bisa ditemukan di sekitar kita.

Berikut ini adalah beberapa cara mengobati penyakit kulit secara alami menggunakan ramuan-ramuan tradisional:

A. Mengobati Biduran
Biduran disebabkan oleh racun yang masuk ke dalam tubuh. Sumber racun itu adalah makanan seperti daging babi, daging kalengan, telur, ikan laut, atau cendawan. Selain makanan, udara dingin juga bisa menjadi sebab terjadinya biduran.

Cara mengobati penyakit kulit secara alami
Cara mengobati penyakit kulit secara alami

Gejala-gejala biduran:
1. Timbul bintik-bintik kemerahan pada kulit yang mengakibatkan kulit terasa panas dan gatal. Kalau digaruk, bintik-bintik tersebut akan membasar dan melebar.
2. Terjadi demam dengan tiba-tiba.

Cara mengobati penyakit kulit biduran:
1. Ramuan I
Cara mengobati penyakit kulit biduran yang pertama yaitu; sediakan ¾ jari rimpang temulawak dan madu. Potong dan cuci rimpang temulawak hingga bersih. Kemudian rebus dalam tiga gelas air bersih hingga tersisa ¾ nya. Saring selagi hangat, lalu tambahkan madu secukupnya. Minum ramuan ini dua kali sehari dengan dosis dua sendok makan.

2. Ramuan II
Cara mengobati penyakit kulit
biduran berikutnya yaitu; sediakan satu sendok makan minyak kayu putih, satu sendok makan minyak zaitun, dan satu sendok teh menthol kristal. Campurkan ketiga bahan tersebut, lalu gosokkan pada kulit yang terasa gatal. Lakukan 1-2 kali sehari.

B. Mengobati Eksim
Eksim adalah radang yang terjadi di lapisan kulit bagian atas. Penyebabnya bisa berupa rangsangan zat-zat kimia (sabun atau salep) atau rangsangan cuaca. Penyakit ini sering muncul di kaki, muka, dan kepala. Penderita eksim menunjukkan gejala sebagai berikut:

1. Kulit terasa gatal
2. Bagian kulit yang terkena eksim melepuh, berisi nanah, dan berwarna kemerahan
3. Adakalanya kulit yang melepuh akan mengering sehingga tampak seperti sisik

Selain dengan pengobatan medis, eksim juga bisa disembuhkan dengan pengobatan tradisional. Ada lima ramuan yang biasa digunakan untuk mengobati eksim.

Cara mengobati penyakit kulit eksim:
1. Ramuan I
Sediakan 25 gram daun kecubung dan minyak kelapa secukupnya. Tumbuk daun kecubung, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Panaskan campuran tadi sebentar saja. Oleskan campuran tadi di bagian tubuh yang terkena eksim dalam keadaan suam-suam kuku.

2. Ramuan II
Cara mengobati penyakit kulit eksim yang berikutnya yaitu; sediakan 10 gram asam, 5 jari rimpang temulawak, 20 gram gula jawa, 7 lembar daun ngokilo, dan satu genggam daun sambiloto. Cara membuatnya; kupas temulawak, kemudian potong-potong tipis. Campurkan dengan bahan-bahan lain, kemudian rebus dalam dua gelas air. Biarkan hingga airnya tersisa satu gelas. Saring air rebusan tersebut. Minum ramuan tersebut sekaligus selama lima hari berturut-turut sehari sekali.

3. Ramuan III
Sediakan satu jari rimpang temulawak, setengah jari asam kawak, dan gula aren secukupnya. Cuci temulawak, lalu iris tipis-tipis. Rebus semua bahan hingga air yang tersisa tinggal setengahnya. Air rebusannya disaring. Minum air rebusan tersebut sekaligus. Sehari cukup satu gelas. biasanya luka akibat eksim akan sembuh pada hari kelima.

4. Ramuan IV
Cara mengobati penyakit kulit
eksim berikutnya yaitu; sediakan satu jari kunyit, satu sendok makan air kapur sirih, dan air jeruk nipis. Cuci bersih kunyit, lalu parut. Tambahkan 1 sendok makan air kapur sirih dan 5 tetes air jeruk nipis. Setelah semua bahan tercampur rata, remas-remas. Balurkan ramuan tadi di bagian tubuh yang terkena eksim dua kali sehari, sampai luka akibat eksim sembuh.

5. Ramuan V
Siapkan 10 gram jahe, 100 gram wortel, dan 60 gram akar alang-alang. Cuci bersih semua bahan, kemudian rebus dengan 500 ml air hingga tersisa 200 ml. air rebusannya disaring. Minum ramuan tersebut selagi masih hangat, sebanyak dua kali sehari.

C. Mengobati Panu
Panu disebabkan oleh infeksi akibat jamur. Penyakit panu ini lebih banyak dijumpai di daerah yang beriklim tropis dan daerah yang lembab. Akibat penyakit ini, akan muncul bercak-bercak pada kulit yang berwarna pucat dan bersisik ketika digaruk. Penyakit ini mudah menular dan rasa gatalnya semakin menjadi ketika penderita berkeringat. Meskipun tidak termasuk dalam kategori penyakit berbahaya, namun tumbuhnya panu bisa mengganggu penampilan seseorang. Berikut ini beberapa ramuan tradisional untuk mengatasi panu.

Cara mengobati penyakit kulit panu:
1. Ramuan I
Sediakan satu jari jahe dan sepuluh ekor semut hitam. Cuci jahe hingga bersih, kemudian parut. Masukkan semut hitam ke dalam parutan jahe, remas-remas hingga rata. Oleskan campuran tersebut di bagian kulit yang terkena panu. Supaya hasilnya maksimal, lakukan tiga kali sehari.

2. Ramuan II
Cara mengobati penyakit kulit
panu berikutnya yaitu; satu ibu jari rimpang lengkuas. Cuci bersih rimpang lengkuas, kemudian parut dan peras airnya. Gosokkan air perasan lengkuas tersebut di bagian kulit yang terkena panu. Selain diparut, rimpang bisa dipotong atau dipatahkan kemudian digunakan untuk menggosok panu. Supaya tidak terluka, gosoklah secara perlahan. Lakukan tiga kali sehari sampai panu benar-benar sembuh.

3. Ramuan III
Sediakan setengah genggam daun ketepeng kebo dan dua siung bawang putih. Cuci dan lumatkan kedua bahan tersebut. Oleskan ramuan di bagian kulit yang terkena panu. Oleskan tiga kali sehari.

4. Ramuan IV
Cara mengobati penyakit kulit 
panu berikutnya yaitu; sediakan dua sendok makan belerang, satu sendok makan garam, dan air jeruk nipis secukupnya. Haluskan belerang, lalu campurkan dengan garam dan air jeruk nipis secukupnya. Aduk hingga bahan tercampur merata. Gunakan ramuan tadi dengan cara digosokkan pada bagian kulit yang terkena panu, tiga kali sehari.

5. Ramuan V
Cara mengobati penyakit kulit panu beikutnya yaitu; sediakan 10 biji belimbing wuluh dan kapur sirih. Cuci bersih biji belimbing wulug, lalu giling halus. Tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, aduk dan gosokkan di bagian kulit yang terserang panu.

D. Mengobati Kutu Air
Sebenarnya kutu air bukan disebabkan oleh kutu. Biang keladinya adalah jamur yang menyelinap di bagian lipatan tubuh, seperti lipatan tangan, lipatan kaki, atau lipatan paha. Gejala yang biasanya terjadi ketika terkena serangan kutu air adalah sebagai berikut:

1. Terdapat luka di bagian lipatan kulit
2. Terasa gatal
3. Luka akibat digaruk akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan di sekitar bagian yang sakit.

Cara mengobati penyakit kulit kutu air:
Sediakan getah pepaya muda dan daging lidah buaya. Campur kedua bahan tersebut dan aduk secara merata. Oleskan ramuan tersebut di bagian kulit yang sakit. Lakukan pengobatan dua kali sehari.

E. Mengobati Ketombe
Ketombe termasuk gangguan ringan pada kulit kepala. Penyebabnya adalah kulit kepala kurang bersih, sehingga menjadi lembab. Akibatnya kulit menjadi media potensial untuk berkembangnya jamur atau kuman. Ketika mengalami ketombe, kulit kepala menjadi gatal terutama saat berkeringat. Bentuk ketombe berupa serpihan-serpihan halus terkadang kasar yang akan rontok jika rambut atau kulit kepala digaruk.

Sekalipun banyak obat anti ketombe atau shampo anti ketombe yang dijual di pasaran, tak ada salahnya mencoba ramuan tradisional yang telah terbukti efektif untuk mencegah dan mengobati ketombe. Ada beberapa ramuan yang bisa dicoba untuk mengatasi problem ketombe.

Cara mengobati penyakit kulit ketombe:
1. Ramuan I
Siapkan 100 ml santan dari kelapa tua, 100 ml air jeruk purut, dan 100 ml sari buah nanas. Campur semua bahan lalu aduk hingga merata. Campuran bahan tersebut digunakan untuk membasahi kulit kepala setelah keramas sambil dipijat-pijat. Lakukan dua kali sehari sampai gangguan ketombe benar-benar hilang.

2. Ramuan II
Sediakan dua batang lidah buaya. Iris atau belah hingga lendirnya keluar. Oleskan lendir tersebut di kulit kepala sambil dipijat-pijat. Lakukan secara rutin dua kali sehari.

3. Ramuan III
Cara mengobati penyakit kulit ketombe berikutnya yaitu; siapkan merang secukupnya. Bakar merang tersebut, kemudian abunya digunakan untuk keramas. Lakukan dua kali sehari sampai ketombe benar-benar hilang.

4. Ramuan IV
Sediakan satu buah mengkudu yang matang. Belah dan gosok-gosokkan pada kulit kepala. Diamkan beberapa saat, lalu keramaslah seperti biasa. Lakukan hingga ketombe hilang.

F. Mengobati Luka Bakar
Langkah darurat dan cepat untuk mengatasi luka bakar adalah menggunakan ramuan tradisional yang bahan bakunya mudah didapat. Ada tiga ramuan yang terbukti mujarab untuk menyembuhkan luka bakar.

Cara mengobati luka bakar:
1. Ramuan I
Cara mengobati penyakit kulit 
akibat luka bakar yaitu; sediakan satu buah pepaya muda, kapur sirih, dan minyak kelapa. Iris dan ambil getah pepaya muda. Campurkan getah tadi dengan sirih dan minyak kelapa secukupnya. Oleskan di bagian tubuh yang terkena luka bakar, dua kali sehari.

2. Ramuan II
Sediakan 7 lembar daun tapak dara dan ¼ genggam beras putih. Tumbuk kedua bahan tersebut hingga halus secara bersama-sama. Tambahkan sedikit air. Tempelkan ramuan ini di bagian kulit yang terluka bakar. Jika perlu, balut dengan kain kasa yang steril. Ramuan dan perban diganti dua kali sehari.

3. Ramuan III
Cara mengobati penyakit kulit 
akibat luka bakar berikutnya yaitu; tiga biji mahkota dewa yang telah dikeringkan, 200 ml minyak kelapa hijau, satu sendok teh bubuk daun sambiloto, satu sendok teh bubuk umbi daun dewa, satu sendok teh bubuk daun dewa, dan minyak cengkih. Sangrai biji mahkota dewa yang telah dikeringkan, sampai gosong. Kemudian tumbuk hingga halus. Kemudian campurkan dengan minyak kelapa hijau, minyak cengkih, bubuk sambiloto, dan bubuk umbi daun dewa. Minyak yang berwarna hijau kecoklatan ini dapat dioleskan di bagian tubuh yang terluka.

G. Mengobati Bisul 
Bisul terjadi karena infeksi kulit akibat basil stapphylococ. Basil masuk ke dalam kulit melalui kelenjar minyak, kelenjar keringat, dan kantung rambut. Infeksi yang ditimbulkan mengakibatkan radang berisi nanah. Nanah ini berasal dari basil-basil yang mati akibat perlawanan sel-sel darah putih dalam tubuh. Gejala penyakit bisul sebagai berikut:

1. Muncul bintik seperti jerawat atau benjolan-benjolan kecil yang semakin membesar dan melebar, akibatnya kulit terlihat membengkak keras dan agak kemerah-merahan.
2. Bintik atau benjolan tersebut terasa sakit.

Cara mengobati penyakit kulit bisul:
1. Ramuan I
Cara mengobati penyakit kulit bisul yang pertama yaitu; sediakan 3 jari asam jawa, satu jari rimpang temulawak, 3 butir biji kasturi, dan 2 jari gula aren. Giling atau tumbuk semua bahan, hingga halus. Rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa ¾ nya. Setelah dingin, saring air rebusan tersebut. Minum ramuan ini 2x sehari, dengan takaran ½ gelas setiap kali minum.

2. Ramuan II
Cara mengobati penyakit kulit 
bisul berikutnya yaitu; sediakan 5 lembar daun sirih. Cuci bersih, kemudian giling hingga halus. Daun sirih yang telah halus diusapkan di sekeliling kulit yang berbisul. Supaya tidak tercecer, sebaiknya balut dengan kasa bersih. Lakukan satu atau dua kali pengusapan dalam sehari.

H. Mengobati Kudis
Gejala penyakit kudis (scabies) diawali munculnya rasa gatal di kulit. Kudis merupakan penyakit yang menyerang lapisan tanduk kulit dan disebabkan oleh kutu kudis (sarcoptes scabei) yang menularkan penyakit secara langsung melalui kontak langsung dengan penderita. Kutu ini membuat lubang di kulit sehingga akan muncul bintil-bintil kecil yang berisi cairan atau nanah. Kudis bisa semakin parah jika digaruk dengan tangan yang tidak bersih atau tidak higienis kerena bisa menimbulkan infeksi dan berubah menjadi bisul-bisul kecil.

Bisul bisa tumbuh di jari tangan, perut, pantat, pergelangan tangan, siku dan kemaluan. Rasa gatal pada malam hari sering dirasakan lebih hebat daripada siang hari. Penyebabnya pada malam hari, kutu kudis lebih bersifat aktif. Kudis biasanya menyerang orang yang kurang memperhatikan kebersihan. Ada lima ramuan untuk menyembuhkan kudis, yakni ramuan yang diberikan dengan cara diminum dan dioles.

Cara mengobati penyakit kulit kudis:
1. Ramuan I
Sediakan ¼ genggam daun sendok dan satu genggam daun sambiloto. Cuci semua bahan hingga bersih, lalu direbus dengan 500 ml air hingga tersisa sekitar 250 ml. Minum dua kali sehari sebanyak ½ gelas setiap kali minum.

2. Ramuan II
Cara mengobati penyakit kulit kudis berikutnya yaitu; cuci bersih satu genggam daun legundi, lalu rebus dengan satu setengah gelas air, biarkan sampai airnya tinggal setengah gelas. Setelah matang, angkat. Biarkan selama semalam. Minum dua kali sehari dengan dosis dua sendok makan sekali minum.

3. Ramuan III
Cuci satu genggam daun beluntas dan lima lembar daun ketepeng cina, lalu remas-remas dan dicampur dengan minyak kelapa secukupnya. Oleskan pada bagian yang sakit.

4. Ramuan IV
Siapkan 1 biji buah pinang, satu sendok makan minyak kelapa, dan satu sendok teh minyak nyamplung. Tumbuk buah pinang sampai halus. Campurkan dengan satu sendok makan minyak kelapa dan satu sendok teh minyak nyamplung, lalu diremas-remas. Oleskan di bagian kulit yang terserang kudis.

5. Ramuan V
Cara mengobati penyakit kulit kudis berikutnya yaitu; sediakan 3 jari kulit pohok kenanga, satu sendok makan minyak kelapa, dan satu sendok teh minyak kayu putih. Tumbuk halus kulit pohon kenanga hingga halus. Campurkan dengan satu sendok makan minyak kelapa dan satu sendok teh minyak kayu putih, lalu remas-remas. Oleskan pada kulit yang terserang kudis.

I. Mengobati Jerawat
Jerawat (acne vulgaris) lebih sering terjadi pada usia remaja, sebab pada saat itu produksi kelenjar minyak meningkat akibat pengaruh hormon androgen. Peningkatan kelenjar minyak yang berlebihan akan menyumbat selubung (folikel) rambut hingga muncul bintil-bintil di permukaan kulit (komedo) yang kemudian berubah menjadi jerawat. Jerawat adalah benjolan seperti bisul kecil di kulit yang berisi lemak. Jika terjadi peradangan, jerawat bisa mengeras dan membentuk kista sehingga sulit sembuh. Jerawat biasanya meyerang mereka yang berusia akil baliq (14-20 tahun).

Gejala yang sering muncul jika terkena jerawat adalah sebagai berikut:
1. Di bagian kulit, khususnya kulit wajah akan muncul benjolan yang terkadang ujungnya berwarna kuning dan berisi nanah.
2. Benjolan itu kadang terasa nyeri bahkan sedikit gatal.

Apakah ada ramuan tradisional yang bisa dipakai untuk menyembuhkan jerawat? Tentu saja ada. Bahkan bahan-bahannya mudah didapat disekitar kita, dan cara membuatnya pun tidak susah. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak uraian bahan dan cara pemakainnya dibawah ini.

1. Ramuan I
Siapkan 20 kuntum bunga melati, 2 jari asam jawa, 2 sendok makan sari jeruk nipis, dan belerang sebesar kelereng. Cuci bersih melati dan asam jawa. Campurkan semua bahan tadi dengan belerang, lalu tumbuk halus. Tambahkan dua sendok makan sari jeruk nipis, campur hingga rata. Oleskan pada wajah atau bagian tubuh lain yang berjerawat pada pagi dan malam hari sebelum tidur.

2. Ramuan II
Cara mengobati penyakit kulit jerawat berikutnya yaitu; sediakan 5 buah belimbing wuluh dan air garam secukupnya. Cuci bersih belimbing wuluh lalu tumbuk halus. Campurkan air garam secukupnya, lalu diremas-remas. Oleskan ramuan ini di bagian tubuh yang berjerawat dua kali sehari, pada pagi dan malam hari sebelum tidur.

3. Ramuan III
Cara mengobati penyakit kulit 
jerawat berikutnya yaitu; siapkan satu ons beras, tiga ruas temu giring, satu genggam daun kemuning, satu buah biji pinang dibuat bubuk, satu ons bengkuang, tiga buah mahkota dewa, dan tiga ruas kunyit putih. Pertama tama yang harus dilakukan adalah membuat tepung beras, dengan cara merendam beras di dalam air selama 2 minggu. Air rendaman tersebut harus diganti setiap hari. Setelah dua minggu, tiriskan, lalu tumbuk sampai menjadi tepung. Bahan lain, kecuali benguang dan buah mahkota dewa, dibuat menjadi bubuk atau tepung. Siapkan air rebusan buah mahkota dewa. Campurkan tepung beras dengan air rebusan tersebut, tepung biji pinang, tepung temu giring, tepung daun kemuning, tepung kunyit putih, dan air bengkuang. Campuran tersebut diaduk hingga merata. Kemudian diangin-anginkan hingga mongering di depan kipas angin dan harus dibalik-balikkan. Cara memakainya adalah dengan mencampur bedak dingin tersebut dengan air mawar secukupnya, kemudian dioleskan seperti memakai masker ke seluruh wajah.

4. Ramuan IV
Cara mengobati penyakit kulit jerawat yang berikutnya yaitu; sediakan buah mahkota yang masih hijau, cuci bersih, lalu parut. Hasil parutannya dapat langsung ditempelkan di wajah yang berjerawat.

Banyak sekali cara mengobati penyakit kulit secara alami menggunakan ramuan-ramuan tradisional. Semoga cara pengobatan alami seperti ini menginspirasi Anda untuk menerapkannya. Jagalah selalu kebersihan kulit kita dengan rajin membersihkan tubuh dan hindari makanan-makanan yang dapat memicu berbagai jenis penyakit kulit yang sudah kita uraikan diatas. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.