Ramuan Sirih Merah untuk Berbagai Penyakit

Tanaman sirih merah, merupakan tanaman yang hanya tumbuh di beberapa wilayah di Indonesia. Tanaman ini memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan seperti halnya sirih hijau yang umum kita jumpai di seluruh pelosok negeri. Berikut ini adalah beberapa tips ramuan sirih merah untuk membasmi berbagai penyakit, baik berupa ramuan dari sirih merah secara tunggal, maupun di kombinasikan dengan berbagai tanaman herbal lainnya.

Ramuan Sirih Merah untuk Berbagai Penyakit
A. Ramuan Sirih Merah Secara Tunggal

  1. Rebusan daun sirih merah. Petik 4-6 lembar daun sirih merah dari tanaman yang telah berumur 4-5 bulan yang segar, dengan warna merah yang cerah, serta bentuknya yang lebar dan tebal. Cuci bersih sirih merah tersebut menggunakan air mengalir secara berulang-ulang. Selanjutnya daun sirih merah diiris kecil-kecil dan direbus dengan 3 gelas air (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini untuk 2-3 kali minum, sekali minum setengah gelas. Penderita penyakit berat dianjurkan meminum ramuan ini selama dua minggu berturut-turut.
  2. Teh celup daun sirih merah. Untuk membuat teh dari daun sirih merah, sediakan daun sirih merah yang sudah cukup tua secukupnya, lalu dicuci bersih, diiris kecil-kecil, setelah itu dijemur hingga kering. Kemudian diremas-remas dengan tangan sampai hancur (menjadi bubuk kasar). Agar rasanya lebih segar, bisa ditambahkan teh hijau dan bunga melati kering. Selanjutnya bubuk daun tersebut dimasukkan ke dalam kantong teh celup. Cara pemakaiannya sama dengan teh celup pada umumnya, yakni diseduh dan diminum selagi hangat.
  3. Ramuan sirih merah instan. Daun sirih merah kering sebanyak 50 gram direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Selanjutnya, masukkan gula putih sebanyak 200 gram dan air perasan jeruk nipis 5 sendok makan ke dalam ramuan tersebut. Perebusan atau pemanasan terus dilakukan dan suhunya dinaikkan menjadi 150°C hingga mengkristal. Kristal daun sirih merah didiamkan hingga dingin. Setelah dingin diblender hingga lembut, disimpan di dalam toples kaca atau plastik dan ditutup rapat. Ramuan instan ini siap dikonsumsi dengan dosis 2-3 sendok teh, diseduh dengan air mendidih sebanyak 200 ml.
  4. Kapsul ekstrak daun sirih merah. Daun sirih merah kering sebanyak 100 gram ditumbuk atau digiling hingga berbentuk seperti teh seduh. Selanjutnya direbus dengan air 4 gelas (800 ml) hingga mendidih selama 30 menit. Hasil rebusan disaring dan hasil saringannya dipanaskan lagi dengan api kecil hingga tersisa 50 ml. setelah dingin, air rebusannya dicampur dengan tepung beras yang berkualitas hingga menjadi adonan. Adonan ini dikeringkan hingga mengeras, kemudian dipotong-potong kecil, dan setelah kering benar di blender atau digiling menjadi serbuk halus. Serbuk atau ekstrak sirih merah ini siap dimasukkan ke dalam kapsul. Ukuran kapsul disesuaikan dengan kebutuhan. Kapsul bisa diminum dua kali sehari pada pagi dan sore, sekali minum dua kapsul. Kapsul ekstrak sirih merah yang belum dikonsumsi sebaiknya disimpan didalam botol kaca atau plastik yang tertutup rapat.
  5. Ramuan sirih merah untuk obat kumur. Daun sirih merah yang digunakan adalah yang masih segar sebanyak 5 lembar. Cuci bersih daun kemudian rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Air rebusan di dinginkan dan digunakan untuk berkumur tiga kali sehari. Ramuan ini sangat efektif untuk mengobati sariawan, gigi berlubang, gusi berdarah, radang pada tenggorokan, serta bau mulut.
  6. Ramuan sirih merah segar untuk obat luar yang dibalurkan. Ambil daun sirih merah yang sudah tua, segar, dan tebal. Cuci dengan air mengalir berulang-ulang. Setelah bersih, rendam dengan alkohol 70% selama 30 menit agar bakteri yang menepel mati. Selanjutnya daun sirih merah ditumbuk dan dilumatkan hingga lembut. Pemakaiannya dilakukan dengan cara dibalurkan ke bagian tubuh yang sakit, seperti koreng, gatal-gatal, eksim, luka bernanah yang sulit sembuh, gangrene ringan, jerawat berat yang menumpuk, dan kadas. Pemakaian ramuan ini dilakukan dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.
  7. Ramuan sirih merah untuk sirup (obat batuk atau penambah nafsu makan). Sediakan daun sirih merah yang tidak terlalu tua 10 lembar, cuci bersih dengan air mengalir, selanjutnya direndam di dalam alkohol 70% selama 30 menit agar bakterinya mati. Daun sirih merah tersebut kemudian ditambah gula putih 100 gram, lalu direbus dengan 4 gelas (800 ml) air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Dinginkan sirup yang telah dihasilkan, lalu saring dan masukkan ke dalam botol yang telah bersih dan steril. Ramuan ini bisa diminum tiga kali sehari pada pagi, siang, dan sore hari. Sekali minum 1 sendok makan.
  8. Ramuan sirih merah untuk pembersih organ kewanitaan. Untuk membuat pembersih organ kewanitaan secara alami, sediakan daun sirih merah yang tua sebanyak 8 lembar dicuci bersih, kemudian diiris-iris selebar 1 cm. Daun sirih merah direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih. Setelah dingin baru air rebusan tersebut bisa dipakai cebok dua kali sehari, pada pagi dan malam hari sebelum tidur.  Air rebusan ini berguna untuk perawatan sehari-hari dan jika diperlukan pemakaian bisa dilakukan secara rutin tiga hari dalam seminggu. Air rebusan sirih merah ini bermanfaat menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan.
  9. Ramuan sirih merah untuk mengobati radang pada mata. Mengobati radang pada mata bisa dilakukan menggunakan sirih merah. Caranya, daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dari pucuk) sebanyak 4 lembar dicuci bersih dengan air mengalir. Selanjutnya direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, endapkan air rebusan tersebut. Gunakan air rebusan bagian atas (air yang bening) untuk merambang mata yang sakit. Cara pemakaiannya cukup mudah, mata dibersihkan (cuci muka), kemudian dirambang dengan air rebusan sirih merah secukupnya, menggunakan gelas khusus untuk merambang tiga kali sehari dan bisa diulang selama tiga hari berturut-turut. Jika sakitnya hanya peradangan biasa, pada hari ketiga atau keempat akan membaik dan sembuh.

B. Ramuan Sirih Merah Dengan Tanaman Obat Lainnya

  1. Ramuan sirih merah untuk obat oles/salep. Bahan yang digunakan untuk membuat salep sirih merah adalah tepung atau ekstrak sirih merah yang telah digiling halus sebanyak 25 gram, air 5 sendok makan, gom arab 1 sendok teh, dan minyak zaitun 1 sendok makan. Blender semua bahan hingga tercampur rata. Formula yang terlalu encer bisa ditambahkan serbuk sirih merah lagi hingga kekentalannya seperti yang diinginkan. Jika akan disimpan dalam waktu lama, formula salep ini dapat ditambahkan bahan pengaawet berupa Nipagin sebanyak 0,5 sendok yang dicampurkan secara bersama dengan pencampuran bahan.
  2. Ramuan sirih merah untuk masker dan lulur. Bahan masker dan lulur berupa ekstrak atau serbuk sirih merah sebanyak 30 gram dicampur dengan perasan jeruk nipis, perasan apel, madu, susu murni, serta putih telur secukupnya. Blender semua bahan hingga tercampur dengan benar. Masker ini berfungsi menghaluskan, membersihkan, mengencangkan, dan memberi nutrisi bagi kulit wajah. Selain itu, juga mengobati jerawat dan menghambat proses penuaan atau mencegah kerut dan flek yang sering terlihat di wajah, sehingga wajah menjadi cerah dan tidak kusam. Masker ini sebaiknya digunakan secara teratur dua kali sekali dalam seminggu.
  3. Ramuan sirih merah untuk obat eksim. Eksim sulit disembuhkan dan jika sudah sembuh pada saat tertentu bisa kambuh lagi. Eksim ini bisa diatasi dengan daun sirih yang dipadu dengan tanaman obat lainnya. Bahan yang dibutuhkan adalah daun sirih merah yang lebar dan tebal sebanyak 6 lembar dan rimang temu manga 5 jari. Kedua bahan dicuci bersih dan diiris tipis, kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Cara pemakaiannya diminum dua kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan air perasan jeruk nipis 2 sendok teh dan madu murni sebanyak 2 sendok teh. Sisanya bisa disimpan di kulkas dan jika akan digunakan atau diminum sebaiknya dipanaskan terlebih dulu.
  4. Ramuan sirih merah untuk obat sakit gigi. Bahan untuk membuat obat sakit gigi adalah daun sirih merah sebanyak 5 lembar, temu putih 5 jari, dan kunyit 5 jari. Cuci bersih semua bahan lalu diiris kecil-kecil, kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Ramuan ini diminum 2 kali sehari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agara rasanya segar bisa ditambahkan jeruk nipis dan madu. Jika sakit gigi tidak terlalu serius, biasanya akan sembuh dalam 2-3 hari.
  5. Ramuan sirih merah untuk obat radang pada gusi dan sariawan. Daun sirih merah yang tua dan segar sebanyak 5 lembar dan temu manga 5 jari, dicuci bersih dan diiris tipis. Kedua bahan direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin diminum setengah gelas dan sisanya untuk kumur-kumur sampai habis. Jika cara ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut, biasanya radang pada gusi dan sariawan akan sembuh pada hari keempat.
  6. Ramuan sirih merah untuk mengatasi keputihan akut dan kronis. Sebagian perempuan pernah mengalami keputihan menahun atau kronis dan akut yang sulit disembuhkan. Penyebabnya adalah adanya infeksi di saluran liang rahim. Faktor kebersihan sangat berperan penting dalam upaya penyembuhan dan pencegahannya. Hal ini bisa diatasi dengan ramuan sirih merah. Bahannya, daun sirih merah sebanyak 5 lembar, temu putih 30 gram, dan umbi dewa 20 gram. Semua bahan dicuci bersih dan direbus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini kemudian disaring dan diminum tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas.
  7. Ramuan sirih merah untuk melancarkan haid. Daun sirih merah 6 lembar, umbi dewa 30 gram dan mahkota dewa 20 gram dicuci bersih, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Air rebusan ini didinginkan dan diminum dua kali sehari, sekali minum 1 gelas. Penderita dianjurkan untuk menghindari stress dan cukup istirahat.
  8. Ramuan sirih merah untuk mengatasi demam berdarah. Mengatasi demam berdarah bisa dilakukan dengan mengkonsumsi ramuan sirih merah. Bahannya adalah daun sirih merah tua sebanyak 5 lembar, daun sambiloto segar 20 gram, daun ginseng talinum 10 gram, serta umbi dan akar ginseng talinum 10 gram. Semua bahan dicuci bersih, diiris tipis-tipis, kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan selanjutnya disaring dan diminum tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas. Bisa ditambahkan madu 1 sendok makan setiap kali minum.
  9. Ramuan sirih merah untuk lulur pengantin dan penghalus kulit. Daun sirih meah sebanyak 5 lembar, daun murbei 7 lembar, temu giring 3 jari, ginseng talinum 30 gram, mengkudu 1 buah, dan buah wortel 2 jari. Semua bahan dicuci dan diiris kecil-kecil, kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Air rebusan di dinginkan dan ditambah tepung ketan putih 200 gram, minyak esensial 3 tetes untuk pewangi, perasan jeruk nipis, minyak zaitun 2 sendok teh, dan madu 2 sendok teh. Semua bahan dicampur atau diblender selama 2-3 menit dan dimasukkan ke dalam wadah bersih. Lulur siap digunakan.
  10. Ramuan sirih merah untuk mengatasi impotensi. Daun sirih merah 6 lembar, rimpang temulawak 30 gram, ginseng talinum 40 gram, jahe merah 30 gram, dan lempuyang 20 gram. Semua bahan dicuci bersih dan diiris kecil-kecil, direbus dengan 4 gelasa air hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas, kemudian disaring. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Sekali minum setengah gelas.
  11. Ramuan sirih merah untuk mengobati leukemia. Daun sirih merah segar sebanyak 5 lembar, daun sambung nyawa 5 lembar, pegagan kering 30 gram, daun ginseng talinum 10 gram, serta daun tapak dara 4 gram. Semua bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil, kemudian direbus dengan 6 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari secara rutin hingga kondisi membaik. Sekali minum setengah gelas.
  12. Ramuan sirih merah untuk menghambat penuaan dini. Menghambat penuaan dini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi ramuan daun sirih merah, yang tersiri dari daun sirih merah 6 lembar, kurma 10 biji, kacang hijau 100 gram, ginseng talinum 40 gram, madu 2 sendok makan, dan perasan jeruk nipis 2 sendok makan. Semua bahan direbus (kecuali jeruk nipis dan madu) dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Madu dan perasan jeruk nipis dimasukkan, aduk rata, lalu diminum seminggu sekali (dua kali sehari) selama satu bulan. Sekali minum 1 gelas.
  13. Ramuan sirih merah untuk mengatasi bau badan.Daun sirih merah 5 lembar, daun bunga kantil 2 lembar, daun kemangi 1 tangkai, dan daun cikra-cikri 1 tangkai. Semua bahan diiris tipis-tipis dan direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Ramuan diminum selagi hangat tiga kali sehari, sekali minum setengah gelas.
  14. Ramuan sirih merah untuk mengatasi radang pada telinga. Daun sirih muda dan segar 5 lembar serta daun muda sambiloto 10 lembar. Bahan-bahan dicuci bersih dan direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa setengah gelas. Setelah dingin ramuan ini diteteskan ke telinga yang sakit dengan menggunakan pipet 3-4 kali sehari. Selanjut nya telinga dibersihkan menggunakan kapas.
  15. Ramuan sirih merah untuk mengobati penyakit kelamin. Daun sirih 5 lembar, daun sambiloto kering 20 gram dan pegagan kering 20 gram. Cuci bersih semua bahan dan rebus dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Ramuan diminum tiga kali seahri selagi hangat selama tujuh hari berturut-turut. Sekali minum setengah gelas. Sisanya untuk mengompres bagian yang sakit.
Baca juga:  Busung Lapar: Pengobatan Alami

Itulah berbagai macam ramuan sirih merah untuk mengobati berbagai macam penyakit secara tradisional. Semoga bermanfaat dan tetap sehat.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *