Kanker Usus Besar: Kenali Gejala dan Pencegahan

Kanker usus besar disebut juga sebagai kanker kolon dan kanker kolorektal. Kanker ini terjadi disebabkan adanya pertumbuhan sel abnormal pada usus besar (kolon) dan rectum. Kanker ini biasanya muncul di sepanjang jaringan usus yang kemudian menyerang dan merusak jaringan sekitar usus dan organ lainnya.

Kanker ini merupakan salah satu dari beberapa silent killer yang patut diwaspadai. Penyakit ini membutuhkan setidaknya 2 tahun untuk berkembang biak tanpa ada tanda-tanda yang signifikan. Karena itu banyak penderita yang tidak menyadari mengidap penyakit ini sampai penyakit ini semakin parah.

Kanker Usus Besar
Waspada kanker usus besar
Beberapa poin dibawah ini merupakan poin penting yang harus anda ketahui dan waspadai tentang kanker usus besar:

1. Terdapat darah dalam kotoran yang terjadi terus menerus. Hal ini disebabkan karena adanya pendarahan yang terjadi di dalam usus besar. Tekstur tinja pada penderita juga akan mengalami perubahan menjadi lebih panjang dan tipis.

2. Beberapa penderita akan mengalami perubahan pada fungsi usus dengan gejala sembelit atau diarte tanpa sebab yang jelas. Hal ini biasanya berlangsung lama lebih dari 6 minggu.

3. Area perut terasa tidak nyaman seperti terjadi kembung, nyeri, atau kejang.

4. Anemia. Penderita akan mengalami kekurangan zat besi yang diakibatkan terlalu banyak darah yang keluar melalui tinja. Sehingga penderita mengalami anemia yang menyebabkan badan terasa lemas dan warna kulit berubah pucat.

5. Terjadi penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

6. Kelelahan tanpa sebab. Biasanya penderita akan mngalami kelelahan secara terus menerus dan tidak kunjung hilang, meskipun telah beristirahat. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan darah.

7. Beberapa penderita mengalami obesitas, yang ditandai dengan perut yang membuncit. Meskipun tidak semua perut buncit berkaitan denga kanker usus, tetapi adakalanya perut menjadi buncit ketika terserang kanker usus.

8. Beberapa gejala lain yang mungkin timbul adalah ambeien dan perut masih terasa penuh, meskipun setelah buang air besar.

Kanker usus besar ini bisa dipicu oleh beberapa faktor penyebab, antara lain :
1. Usia. Semakin bertambah umur seseorang, semakin besar resiko orang tersebut terkena kanker usus. Banyak kasus orang yang terdiagnosa penyakit ini berusia di atas 50 tahun.

2. Mempunyai riwayat penyakit polip kolekteral atau kanker usus besar sebelumnya, penyakit radang/infeksi usus seperti penyakit chron, pernah menderita infeksi usus besar, atau mempunyai riwayat polip maupun kanker usus besar dalam keluarga. Orang dengan riwayat seperti tersebut diatas semakin memperbesar resiko terkena kanker usus besar ini.

3. Alkohol. Sering mengkonsumsi alkohol juga turut berperan dalam memperbesar resiko terkena penyakit ini. Hal ini disebabkan karena alkohol memaksa usus untuk mengubah nya menjadi asetilal hida, sehingga resiko kanker kolon meningkat.

4. Berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah ataupun makanan olahan. Terdapat sebuah penelitian yang menemukan bahwa berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah akan memperbesar resiko kanker usus besar. Bahkan akan meningkat 50% jika daging tersebut merupakan daging olahan.

Untuk mencegah kanker usus besar ini bisa kita lakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah menghindari faktor resiko seperti yang telah dipaparkan di atas. Selain itu ada beberapa hal lagi yang perlu di lakukan untuk menghindari penyakit ini, antara lain :

Baca juga:  Penyakit Periodontal: Penyakit Gigi Berbahaya

1. Deteksi dini
Deteksi dini sebaiknya dilakukan pada orang sehat yang memiliki faktor resiko sedang, dan dilakukan secara teratur mulai umur 50 tahun. Sedangkan untuk orang sehat dengan resiko tinggi, sebaiknya di lakukan sebelum usia 50 tahun.

2. Konsumsi banyak serat dan diet rendah lemak
Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi makanan kaya serat lebih dari 15gram serat setiap hari. Hal ini di karenakan serat dapat mengontrol kecepatan makanan ketika melewati sistem pencernaan dan bisa menjaga kesehatan usus besar. Anda bisa mengambil serat makanan dari buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, maupun sayuran. Banyak minum air putih dan hindari stress.

Beberapa makanan yang bisa membantu mencegah kanker usus besar, antara lain :
1. Kacang polong, makanan lain yang tinggi folat dan vitamin B
Jika anda adalah sesorang dengan riwayat keluarga yang pernah menderita kanker usus besar, maka perbanyaklah makanan ini. Vitamin B memiliki kemampuan untuk melindungi sel DNA dari kerusakan. Sedangkan folat dapat menurunkan resiko hingga lebih dari 52% meski hanya di konsumsi 200 mikrogram per hari.

2. Sayuran
Berbagai macam sayuran, seperti kubis, kangkung, brokoli, kembang kol dan lobak adalah sayuran yang ampuh mencegah kanker, karena mengandung berbagai senyawa yang dapat menjinakkan zat penyebab kanker sebelum sat itu merusak sel DNA.

3. Ikan dan ayam
Daging ikan merupakan daging tersehat diantara daging daging lainnya. Ikan berlemak seperti salmon, tuna atau pun makarel kaya akan asam lemak omega-3 yang akan mengurangi peradangan pada usus. Alternatife lain jika anda tidak menyukai ikan, maka konsumsilah ayam terutama ayam kampung yang tidak mendapatkan obat-obatan penggemuk dan senyawa kimia lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa daging ayam tidak aktif mempromosikan kanker usus besar seperti daging merah.

4. Susu
Lebih dari setengah juta orang yang meminum susu setidaknya satu gelas sehari, menunjukkan penurunan resiko kanker usus besar.

5. Kunyit
Curcumin yang terdapat pada kunyit telah teruji secara klinis mampu mengobati kanker. Cukup dengan menambahkan kunyit kedalam setiap masakan anda setiap harinya.

6. Bawang merah dan bawang putih
Bawang merah dan bawang putih memiliki zat yang bernama sulfida. Zat ini mampu membantu tubuh membersihkan karsinogen. Bawang juga bisa mencegah pertumbuhan sel kanker karena kandungan antioksidannya.

7. Teh hitam dan teh hijau
Senyawa dalam teh, terutama dua jenis teh ini membantu menonaktifkan agen penyebab kanker dan juga bisa menghalangi pertumbuhan sel kanker. Selain itu teh memiliki antioksidan yang disebut sebagai catechin. Catechin inilah yang mampu melawan radikal bebas yang menyebabkan kanker usus besar.

Karena kanker usus besar termasuk silent killer maka kita harus selalu waspada dan hindarilah berbagai macam hal yang dapat memicu penyakit. Terutama makanan-makanan berbahaya yang mengandung alkohol dan daging olahan yang tidak higienis. Tetap jaga pola hidup sehat, rajin olahraga dan istirahat teratur.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *