Kanker Hati – Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kanker hati merupakan keganasan sel-sel abnormal yang berada dalam organ hati. Kanker ini menduduki urutan ketiga terbesar dari daftar penyakit mematikan yang ada. Hati juga merupakan tempat tumbuhnya kanker yang disebut kanker sekunder atau kanker metastatic. Pada kondisi ini kanker utama berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar melalui darah dan membentuk kanker di bagian tubuh yang lain lagi. Contoh umumnya adalah kanker usus besar yang menyebar ke organ hati melalui pembuluh darah.

Penyebab kanker hati ini belum diketahui secara pasti, namun kanker ini berkaitan erat dengan infeksi hepatitis B atau C. Karena  sekitar 65% dari penderita penyakit ini merupakan seseorang yang terinfeksi hepatitis B. Kanker hati primer cenderung terjadi pada organ hati yang rusak karena cacat lahir. Selain itu kanker ini juga disebabkan oleh penyalahgunaan alkohol, terlalu banyaknya kadar besi dalam hati dan sirosis atau kerusakan jangka panjang pada hati. Faktor keturunan juga mengakibatkan resiko lebih besar terserang kanker ini.

Kanker Hati
Waspada penyebab kanker hati

Selain penyebab umum diatas, penyebab kanker hati antara lain:

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang. Pola tidur yang tidak normal berdampak negatif pada proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna pada tubuh. Selain itu, malam hari terutama pada waktu tengah malam hingga jam 4 pagi, merupakan waktu dimana sumsum tulang belakang memproduksi darah.

2. Pola makan tidak sehat. Yang dimaksud disini adalah makan tidak teratur dan berlebihan, hal ini bisa memicu terjadinya kanker hati. Terlalu banyak mengkonsumsi daging panggang, sate, dan gorengan juga bisa menyebabkan penyakit ini. Ubah pola makan anda, dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran dan buah, dan hindarilah minuman bersoda.

3. Tidak sarapan pagi. Sarapan memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh. Jika anda tidak merasa lapar di waktu pagi, maka sarapan sebutir telur, atau roti isi dan susu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh di pagi hari.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi  makanan berpengawet. Seperti kita ketahui bahwa bahan pengawet mengandung berbagai macam bahan kimia yang tidak baik untuk kita konsumsi secara terus menerus. Hati merupakan organ yang berfungsi menyaring mana zat yang baik untuk tubuh mana zat yang beracun atau berbahaya untuk tubuh. Jika kadar racun terlalu banyak, maka hati akan kewalahan, sehingga dapat menimbulkan kerusakan yang dapat memicu kanker hati.

5. Beberapa penyebab lain adalah terlalu sering mengkonsumsi makanan mentah, perokok, tidak buang air kecil di pagi hari, suka minum minuman beralkohol, sering mengkonsumsi obat-obatan kimia, dan adanya gangguan metabolism dalam tubuh.

Sebagai informasi tambahan, kanker hati ini umumnya menyerang orang yang berusia 40 tahun keatas. Namun demikian tidak menutup kemungkinan menyerang orang yang berusia muda, terutama pada orang yang terserang virus hepatitis B dan C kronis serta orang yang mempunyai penyakit bawaan tertentu.

Gejala kanker hati biasanya tidak terlalu mencolok. Sebagian besar penderita mendeteksi kanker ini secara kebetulan, yaitu ketika pemeriksaan USG atau CT scan. USG atau CT scan dilakukan untuk melihat dan mendeteksi penyakit penyakit tertentu yang sama sekali tidak berhubungan dengan kanker hati.

Baca juga:  Waspada Gejala dan Penyebab Kanker Paru-paru

Meski penyakit ini tidak menimbulkan gejala khusus, namun beberapa penderita kemungkinan besar mengalami beberapa keluhan samar. Gejala kanker hati pada umumnya seperti berikut ini:

1. Berat badan menurun drastis tanpa sebab jelas.
2. Terjadi pembengkakan  pada kaki dan tangan.
3. Mengalami penyakit kuning.
4. Warna feses berubah menjadi kehitam-hitaman.
5. Warna urin juga mengalami perubahan warna menjadi seperti teh.
6. Tenaga yang semakin menurun setiap harinya, serta kadang kala disertai demam dan badan yang menggigil.
7. Timbul rasa tidak nyaman pada sisi kanan perut.

Gejala-gejala diatas hanya dialami oleh sebagian kecil penderita kanker hati. Karena seperti yang telah dibahas diatas bahwa penyakit ini memiliki gejala yang samar.

Untuk mencegah kanker hati ini, perlu adanya tindakan yang dilakukan secara dini. Antara lain :
1. Vaksinasi. Pencegahan paling utama yang bisa dilakukan adalah melakukan vaksinasi hepatitis B sedini mungkin. Karena penyakit ini erat kaitannya dengan kanker hati. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa tingkat kematian akibat kanker hati ini menunjukkan penurunan atau lebih rendah di negara-negara yang mempraktikkan vaksinasi universal pada bayi yang baru lahir.

2. Mencegah hepatitis C. Pencegahan terhadap hepatitis C ini perlu mendapat perhatian lebih, mengingat belum adanya vaksin untuk penyakit ini. Beberapa cara untuk menghindari hepatitis C ini perlu diperhatikan beberapa hal, seperti misalnya:

  • Sebelum melakukan hubungan seksual, pastikan anda mengetahui kondisi kesehatan pasangan anda. Karena, kemungkinan adanya resiko hepatitis.
  • Jika anda sering menggunakan jarum suntik untuk pengobatan tertentu, maka gantilah jarum suntik anda dengan jarum suntik steril dan jangan bergantian dengan orang lain dalam menggunakan jarum suntik tersebut.
  • Begitu juga bila anda suka membuat tato, pastikan jarum yang digunakan adalah jatum baru dan steril.
  • Lakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisi hati anda.

3. Jangan berbagi pakai sikat gigi atau alat cukur atau gunting kuku dengan orang lain. Kedua jenis hepatitis ini (B dan C) dapat ditularkan melalui cairan tubuh. Jadi jangan pernah berbagi sikat gigi, alat cukur bahkan gunting kuku dengan orang lain. Kadangkala ketika kita menggunting kuku terlalu dalam hingga jari kita berdarah, dari darah tersebut kita bisa tertular berbagai penyakit jika darah yang terinfeksi tersebut masuk ke dalam tubuh kita.

4. Lakukan diet. Lemak bisa bersembunyi dimana saja, tidak terkecuali di dalam organ hati kita. Hati yang berlemak ini sangat erat kaitannya dengan diabetes yang tidak terkontrol. Keduanya memiliki resiko yang besar dalam menyebabkan terjadinya kanker hati.

5. Stop alkohol. Alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan bisa merusak hati, sehingga bisa menyebabkan irosis pengerasan hati dan perubahan kanker. Selain alkohol, anda juga perlu menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya seperti merokok.

Karena organ hati ini memiliki fungsi yang sangat penting, yakni menyaring racun dari dalam tubuh, maka alangkah baiknya jika kita menghindari makan makanan yang bisa memperberat kerja hati kita. Sehingga hati kita tetap terjaga kesehatannya. Hindari kanker hati dengan pola hidup sehat, hindari kandungan alkohol, tidur yang cukup dan teratur serta lengkapi dengan olahraga teratur. Tetap sehat dan semoga bermanfaat.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 3 =