Bone Density Test, Tes Tulang Yang Wajib Bagi Wanita

Bone Density Test – Apakah payudara anda sehat? Apakah anda beresiko terkena kanker leher rahim? Apakah tulang anda kuat? Dan, masih banyak lagi pertanyaan lain terkait kesehatan anda sebagai seorang wanita. Lantas, bagaimana anda bisa mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut? Tentu saja, jawabannya adalah melakukan tes-tes kesehatan tertentu.

Pada uraian dibawah ini, anda akan mendapatkan informasi yang detail dan rinci mengenai beragam jenis tes kesehatan yang wajib dilakukan oleh wanita, seperti tes kepadatan massa tulang, pap smear, mamografi, dan lain-lain. Artikel ini akan kami bagi menjadi beberapa bagian terpisah supaya pembaca lebih terfokus pada masing-masing tes yang bisa Anda lakukan.

Bone Density Test
Bone Density Test – Osteoporosis

Bone Density Test
Seiring bertambahnya usia, massa tulang Anda akan semakin berkurang sehingga secara otomatis, kalsium pada tulang Anda juga akan berkurang. Akibatnya, tulang akan menjadi semakin lemah dan resiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis) pun akan semakin besar. Sebanyak 40% wanita kulit putih usia 50 tahun atau lebih akan mengalami retak tulang panggul, pergelangan tangan, atau tulang bagian lainnya karena penipisan tulang yang akan terjadi sampai di titik tertentu dalam hidup mereka.

Wanita lebih beresiko terserang osteoporosis. Hal ini disebabkan oleh massa tulang wanita yang relatif lebih sedikit dan mengalami pengurangan yang lebih besar dibandingkan pria. Selain itu juga terdapat pengaruh hormon estrogen yang semakin berkurang pasca menopause. Karena itulah diperlukan melakukan bone density test.

Bone density test atau tes kepadatan tulang adalah tes yang digunakan untuk menghitung kepadatan tulang. Tes ini tidak sama dengan scan tulang yang umumnya digunakan untuk mendeteksi patah tulang (fraktur), infeksi, kanker, dan ketidakwajaran lain pada tulang. Tes kepadatan tulang ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki atau beresiko untuk terkena osteoporosis.

Baca juga:  Menjaga Jantung Sehat: Hindari Makanan Berikut Ini

Bone density test ini sangat mudah, cepat, dan tidak sakit. Selain itu, tes ini juga tidak memerlukan persiapan apapun. Bahkan, beberapa tes kepadatan massa tulang versi mudahnya dapat dilakukan di took obat atu apotek. Informasikan kepada dokter Anda jika baru saja menjalani tes kontras oral atau pengobatan nuklir. Karena tes ini memerlukan injeksi radiokatif yang dapat mengganggu tes kepadatan massa tulang Anda.

Bone Density Test ini direkomendasikan bagi wanita yang berusia 65 tahun atau lebih. Selain itu, tes ini juga direkomendasikan bagi wanita paruh baya dengan usia kurang dari 65 tahun tapi memiliki faktor resiko osteoporosis.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + eleven =